“Keunggulan dari rangkaian produk Assurance DuraPlus yaitu tingkat keawetannya yang tinggi,” tegas Arifianti Puspitarini, Trade Marketing, Sales Operational & Consumer Product Manager Goodyear Indonesia.
Umumnya ban bisa bertahan pada kisaran jarak 50.000-60.000 km, maka Goodyear DuraPlus dapat dipakai hingga jarak 90.000 km. Kemampuan menempuh jarak bahkan meningkat pada Assurance DuraPlus 2. “Ban ini bisa dipakai hingga 110.000 km,” tambah wanita yang akrab disapa Rini ini.
Artinya kalau rata-rata dalam setahun mobil kita jalan 20.000 km maka baru 5,5 tahun kemudian kita akan ganti ban. Hemat kan?
Keunggulan itu didapat teknologi Tredlife yang ditingkatkan, teknologi temuan Goodyear yang disempurnakan dengan desain tapak inovatif, bentuk rongga dan senyawa kompon yang lebih tahan lama dan diformulasikan ulang untuk memberikan jarak tempuh lebih jauh dan daya tahan ban lebih lama.
Selain desain tapak, pusat riset Goodyear Asia Pasific yang merancang Assurance DuraPlus 2 juga meningkatkan konstruksi lewat penggunaan konstruksi 2 lapis dan upgrade material pada dinding samping ban sehingga ban lebih kuat menahan benturan eksternal.
“Penguatan pada dinding samping tersebut dapat mengurangi risiko ban sobek atau rusak samping akibat menghantam trotoar,” imbuh Andreas Sendie, Sales Executive of Goodyear Indonesia. Cocok banget untuk kondisi jalanan di Indonesia yang belum semuanya mulus.
Sementara untuk meningkatkan aspek kenyamanan berkendara, pola tapak ban dibuat memiliki alur-alur sisi yang sempit dengan desain tertutup.
Bahkan sudut dan urutan alur dioptimalkan dengan pola geometri yang kemudian dikombinasikan dengan penambahan lapisan karet peredam kebisingan suara yang dihasilkan ban dapat tereduksi maksimal.
“Inovasi itu dapat mengurangi suara deru ban, terutama saat melintas di jalan tol yang permukaan jalannya terbuat dari beton,” terang Rini.
Naskah & Foto: Nugroho Sakri Yunarto
Comments