Tanda-Tanda Sokbreker Rusak dan Waktunya Ganti
- Editor
- 2 Jan 2024
- 1 menit membaca
Sokbreker rusak dapat mengurangi kinerja sepeda motor dan meningkatkan risiko kecelakaan.

OTOPLUS-ONLINE I Tanda-tanda sokbreker waktunya ganti atau rusak ini seringkali diabaikan pemilik motor.
Padahal jika diabaikan, kondisi sokbreker akan semakin buruk.
Kenyamanan berkendara jadi berkurang, terutama saat melintasi jalan yang tidak mulus atau bergelombang. Selain itu sokbreker rusak dapat mengurangi kinerja sepeda motor dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Berikut ini beberapa tanda-tanda sokbreker waktunya ganti atau rusak yang diberikan Astra Honda Motor (AHM) melalui website resminya.
Guncangan Berlebih
Saat sepeda motor melintasi jalan tidak rata atau berlubang, guncangan yang tidak wajar akan sangat terasa, itu mungkin tanda bahwa kinerja suspensi sudah menurun.
Ban Terasa Oleng
Ketika sepeda motor dikendarai dan ban terasa oleng bahkan saat melintasi permukaan jalan yang rata, itu juga tanda sokbreker harus diganti. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membahayakan pengendara terlebih saat melewati tikungan.
Muncul Suara Aneh
Jika terdengar suara aneh seperti decit atau bletak yang mengganggu, bisa jadi kondisi suspensi sudah rusak. Suara decit biasanya muncul dari gesekan bushing atau bosh sokbreker yang kering atau kotor.
Sedangkan suara bletak bisa jadi karena bottoming akibat Volume oli berkurang atau performa pegas menurun sehingga daya redamnya hilang. Hal ini bisa diakibatkan karena sepeda motor sering membawa beban berlebih.
Oli Bocor
Kebocoran oli sokbreker terjadi akibat sil sokbreker rusak, bisa karena sil sudah aus atau sobek karena gesekan kotoran. Suspensi yang sering dibiarkan dalam kondisi kotor bisa jadi penyebab sil sobek.
Selain membuat motor jadi terlihat kotor dan kumuh, kebocoran oli sokbreker juga bisa mengurangi kestabilan saat berkendara.
Teks: Indramawan
Foto: Dok. Otoplus-Online
Comments